Back to feed
Crypto ·Bahasa Indonesia · AI-assisted

Apa Sebenarnya Blockchain Itu?

Blockchain bukan sekadar buku besar digital. Pelajari bagaimana blok, hash, node, dan konsensus memungkinkan ribuan komputer berbagi satu riwayat yang sama.

Apa Sebenarnya Blockchain Itu?

Orang sering menggambarkan blockchain sebagai “buku besar digital”.

Itu benar.

Tapi penjelasan itu tidak terlalu membantu.

Spreadsheet juga merupakan buku besar digital.

Jadi, apa yang membuat blockchain berbeda?

Jawabannya bukan pada bloknya.

Yang penting adalah bagaimana banyak komputer dapat menyetujui satu riwayat yang sama tanpa dikendalikan oleh satu perusahaan.

Bayangkan Sebuah Buku Catatan Publik

Bayangkan sebuah buku catatan berada di tengah alun-alun kota.

Semua orang dapat membacanya.

Orang-orang menggunakannya untuk mencatat transaksi.

Alice membayar Bob.

Bob membayar Charlie.

Charlie membayar Dana.

Namun ada masalah.

Siapa yang boleh menulis di buku itu?

Dan apa yang mencegah seseorang menghapus satu halaman lalu menulis versi baru?

Blockchain menyelesaikan masalah ini dengan memberikan banyak komputer salinan mereka sendiri.

Komputer-komputer ini disebut node.

Alih-alih mempercayai satu buku utama, jaringan membandingkan salinan dan mengikuti aturan yang sama.

Mengapa Disebut “Blok”?

Transaksi biasanya tidak masuk ke blockchain satu per satu.

Transaksi dikumpulkan bersama.

Setiap kelompok disebut blok.

Bayangkan blok sebagai satu halaman dalam buku catatan kita.

Ketika halaman baru diterima, halaman itu terhubung dengan halaman sebelumnya.

Kemudian halaman lain ditambahkan.

Lalu halaman berikutnya.

Itulah yang membentuk rantai.

Karena itu disebut blockchain.

Apa yang Menghubungkan Blok-Blok Itu?

Setiap blok memiliki semacam sidik jari digital dari blok sebelumnya.

Sidik jari ini dibuat menggunakan hash kriptografis.

Hash mengubah data menjadi nilai pendek dengan panjang tetap.

Ubah sedikit saja data aslinya, dan hash akan berubah secara drastis.

Hal ini menciptakan efek yang menarik.

Misalnya seseorang mengubah transaksi lama.

Sidik jari blok tersebut akan berubah.

Sekarang blok berikutnya menunjuk pada sidik jari yang salah.

Dan begitu juga semua blok setelahnya.

Perubahan itu menjadi mudah diketahui.

Seperti mengubah halaman 30 sebuah buku, sementara halaman 31 menyimpan ringkasan tersegel tentang bagaimana halaman 30 sebelumnya.

Tapi Siapa yang Menentukan Blok Mana yang Benar?

Ini adalah bagian yang lebih sulit.

Ribuan komputer dapat berpartisipasi.

Mereka membutuhkan cara untuk menyepakati blok baru mana yang harus diterima.

Proses ini disebut konsensus.

Bitcoin menggunakan Proof of Work.

Ethereum menggunakan Proof of Stake.

Blockchain lain menggunakan sistem yang berbeda.

Mekanismenya berbeda.

Tujuannya sama.

Membuat banyak komputer independen menyetujui satu riwayat yang valid.

Tidak ada satu peserta pun yang seharusnya dapat menulis ulang riwayat tersebut sesuka hati.

Apakah Blockchain Tidak Bisa Diubah?

Tidak.

Itu adalah salah satu kesalahpahaman yang umum.

Blockchain bukan sesuatu yang secara ajaib tidak dapat diubah.

Sistem ini dirancang agar mengubah kembali riwayat yang sudah dikonfirmasi menjadi sangat sulit, mahal, atau tidak mungkin dilakukan secara praktis.

Tingkat keamanannya tergantung pada jaringan.

Blockchain besar dan terdesentralisasi dapat sangat sulit dimanipulasi.

Blockchain kecil dengan keamanan buruk mungkin tidak demikian.

Jadi istilah yang lebih tepat bukan “tidak dapat diubah”.

Melainkan tahan terhadap manipulasi.

Mengapa Tidak Menggunakan Database Biasa Saja?

Dalam banyak kasus, sebaiknya memang menggunakan database biasa.

Database lebih cepat.

Lebih sederhana.

Dan lebih murah untuk dioperasikan.

Jika satu organisasi terpercaya mengendalikan sistem, blockchain mungkin tidak memberikan banyak keuntungan.

Blockchain menjadi menarik ketika beberapa pihak perlu berbagi satu catatan, tetapi tidak ingin satu pihak memiliki kendali penuh atas catatan tersebut.

Itulah masalah yang dirancang untuk diselesaikan oleh blockchain.

Intinya

Blockchain bukan sekadar rantai blok digital.

Blockchain adalah cara untuk mempertahankan satu riwayat bersama di antara komputer-komputer yang mungkin tidak saling percaya.

Kriptografi menghubungkan catatan.

Konsensus menentukan apa yang dapat ditambahkan.

Ribuan salinan membuat perubahan tersembunyi menjadi sulit.

Dan riwayat bersama inilah yang memungkinkan cryptocurrency bekerja tanpa bank sentral yang menyimpan catatan utama.

Jadi inovasi sebenarnya bukanlah bloknya.

Melainkan kesepakatannya.

9reads
Helpful0 Comments 0 Tipped0
M
Written bymirex

· 3 min read

Conversation

Comments 0

No comments yet

Start the conversation.